Review 10 Rekomendasi Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik (Terbaru 2022)

Khuyenmaijanus.com – Tepung terigu protein rendah menjadi salah satu bahan yang sering digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan, terutama makanan kering, seperti cookies dan gorengan. Ada beberapa merk tepung terigu protein rendah yang cukup laris di pasaran, seperti Lencana Merah, Kunci Biru, dan Pita Merah.

Tepung Terigu Protein Rendah
Gambar Ilustrasi Artkel Tepung Terigu Protein Rendah / pinterest.com

Pada artikel ini akan dibahas mengenai cara memilih, rekomendasi, hingga resep camilan menggunakan tepung terigu protein rendah.

Perbedaan tepung terigu protein tinggi, sedang, dan rendah

Kandungan protein yang ada pada tepung terigu dikenal juga sebagai gluten. Gluten merupakan protein yang tidak larut dalam air dan bersifat kenyal serta elastis. Berdasarkan kandungan glutennya, tepung terigu terbagi menjadi tepung terigu protein rendah, sedang, dan tinggi.

Tepung terigu protein rendah mengandung kadar protein atau gluten kurang dari 11%. Tepung jenis ini paling cocok untuk makanan yang tidak mengutamakan volume atau kekenyalan dan makanan bertekstur renyah. Oleh karena itu, tepung terigu protein rendah sering dijadikan bahan untuk membuat kue kering, gorengan, dan kerupuk.

Tepung terigu protein sedang memiliki kadar protein sekitar 11–12,5%. Dibandingkan tepung terigu protein rendah, tepung terigu ini lebih fleksibel untuk berbagai jenis olahan, sehingga sering disebut sebagai tepung serbaguna. Meski demikian, penggunaan tepung terigu protein sedang biasanya pada adonan cake, bolu, martabak, hingga waffle.

Tepung terigu protein tinggi mengandung gluten sekitar 13–14% yang tinggi membuatnya dapat mengikat dan memerangkap gas dengan baik. Kalau digunakan sebagai adonan kue, maka adonannya akan mengembang dengan baik. Oleh karena itu, tepung terigu protein tinggi lebih cocok ditujukan untuk pembuat adonan donat, kue, dan mi telur, dibandingkan tepung terigu protein rendah dan sedang.

Cara Memilih Tepung Terigu Protein Rendah

Meski sekilas tampak sama, namun tepung terigu protein rendah, sedang, dan tinggi akan memberikan hasil yang berbeda pada setiap makanan. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan supaya memperoleh tepung terigu protein rendah berkualitas bagus.

1. Memastikan jenis tepungnya

Tepung terigu protein rendah masih dibedakan lagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan kadar protein yang ada dalam tepung terigu tersebut. Jenis pertama adalah tepung kue yang punya kandungan protein terendah, hanya sekitar 5–8%. Kandungan protein yang sangat rendah akan menimbulkan tekstur renyah pada kue maupun jenis makanan kering lain yang diolah secara dipanggang.

Jenis kedua adalah tepung pastri yang mengandung protein sekitar 8–9%. Tepung terigu protein rendah jenis ini akan menjadikan makanan bertekstur unik, antara renyah dan lembut. Anda juga bisa membuat tepung pastri sendiri di rumah, caranya dengan mencampurkan sepertiga cangkir tepung serbaguna dan dua pertiga cangkir tepung kue.

Jenis tepung terigu protein rendah yang ketiga adalah tepung self-rising yang mengandung protein sekitar 9–11%, sekaligus baking powder dan garam. Selain membeli di toko bahan kue, tepung jenis ini juga bisa dibuat sendiri dengan mudah. Tinggal campurkan satu cangkir tepung pastri, satu setengah sendok teh baking powder, dan seperempat sendok teh garam.

BACA  Review 10 Rekomendasi Merk Frozen Food Terbaik & Terlaris (Terbaru 2022)

2. Mengecek warna, tekstur, dan aroma tepung terigu

Untuk memperoleh tepung terigu protein rendah berkualitas bagus, Anda juga perlu mengecek warna, tekstur, dan aroma tepung terigu. Tepung terigu yang kualitasnya bagus akan berwarna putih kecokelatan, seperti warna tulang yang menandakan bahwa tepung tersebut dibuat dari biji gandum utuh. Tekstur tepung terigu yang berkualitas bagus juga memiliki tekstur yang halus dan lembut serta tidak tercium bau apak.

3. Memastikan kemasannya tidak rusak

Tepung terigu protein rendah memang ada yang dijual kiloan, namun sekarang banyak orang memilih untuk membeli tepung terigu dalam kemasan freshpack dari perusahaan yang memproduksi tepung tersebut. Alasan utamanya terkait dengan higienitas dari tepung itu sendiri. Namun pastikan kalau keadaan kemasannya tidak dalam keadaan rusak atau terbuka, karena kemungkinan akan ada kutu yang masuk pada tepung terigu itu.

Selain itu, pastikan juga segelnya rapat dan tidak ada lubang sekecil apapun. Kalau mau memindahkan tepung terigu protein rendah itu dalam wadah penyimpanan, pastikan kontainernya kedap udara, rapat, dan tidak lembap.

4. Mengecek sertifikasi tepung terigu

Sertifikasi menandakan bahwa tepung terigu itu sudah melewati uji kontrol kualitas makanan dan sudah dijamin layak konsumsi. Di Indonesia, khususnya, Lembaga yang berwenang memberkan sertifikasi pangan adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ada juga sertifikasi berskala internasional dan biasanya ditemui pada produk dari perusahaan yang sudah cukup besar, yaitu sertifikat Good Manufacturing Practice (GMP) dan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

10 Rekomendasi Merk Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik

Berbagai merk tepung terigu protein rendah bisa ditemukan dengan mudah di e-commerce, swalayan, maupun toko makanan. Berikut rekomendasi tepung terigu protein rendah yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan makanan yang bertekstur kering. Selengkapnya khuyenmaijanus bahas dibawah ini.

1. Bungasari Hana Emas

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik -Bungasari Hana Emas
Merk Bungasari Hana Emas

Bungasari Hana Emas merupakan tepung terigu protein rendah yang kadar proteinnya hanya sekitar 9%. Produk ini juga mempunyai tingkat penyerapan air dan kadar abu rendah, sehingga akan sangat cocok untuk pembuatan makanan yang bertekstur kering, seperti kue kering, biskuit, cookies, kerupuk, katsu, ayam goreng tepung, bakwan, tempe goreng, dan pisang goreng.

Tepung terigu protein rendah Hana Emas terbuat dari gandum berkualitas yang diproses menggunakan teknologi modern sehingga menghasilkan tekstur tepung yang lembut. Dikemas rapi dalam plastik berwarna putih, tepung terigu Hana Emas bisa dibeli di swalayan atau e-commerce dengan harga 13 ribuan rupiah per kilogram.

2. Bogasari Lencana Merah

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik - Bogasari Lencana Merah
Merk Bogasari Lencana Merah

Beberapa produk tepung terigu dari Bogasari sangat laris manis di pasaran, seperti Segitiga Biru dan Kunci Biru. Bogasari juga memproduksi tepung terigu protein rendah, salah satunya adalah Tepung Terigu Bogasari Lencana Merah. Dalam setiap 100 gram, tepung terigu Lencana Merah memberikan energi total 350 kkal, dengan total protein hanya 9%. Produk ini juga telah difortifikasi sehingga mengandung tambahan zat besi, seng, asam folat, serta vitamin B1 dan B2.

Bogasari Lencana Merah sangat cocok dijadikan sebagai tepung untuk membuat berbagai jenis gorengan dan jajanan pasar yang bertekstur kering. Selain bertekstur garing dan renyah, tepung terigu protein rendah ini tidak akan menyerap terlalu banyak mer ah saat digoreng. Bogasari Lencana Merah bisa ditemukan dengan mudah di minimarket, pasar, swalayan dan harganya 9.000-an rupiah saja per kilogram.

BACA  Review 10 Rekomendasi Merk Creamer Bubuk & Cair Terbaik (Terbaru 2022)

3. Kotobuki Tepung Terigu Protein Rendah Jepang

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik - Kotobuki Tepung Terigu Protein Rendah Jepang
Merk Kotobuki Tepung Terigu Protein Rendah Jepang

Tepung Terigu Kotobuki diimpor langsung dari Jepang dan terbuat dari gandum pilihan yang berkualitas bagus sehingga menghasilkan tepung yang bertekstur halus dan mudah diolah menjadi beragam makanan. Tepung terigu protein rendah ini juga sudah difortifikasi sehingga mengandung zat besi, seng, vitamin B1, vitamin B2, dan asam folat.

Dengan kadar protein yang hanya 8,5%, maka tepung terigu protein rendah ini cocok digunakan sebagai bahan untuk membuat makanan yang bertekstur tidak terlalu kenyal dan elastis. Dari negara asalnya, Kotobuki Tepung Terigu diimpor dalan kemasan 25 kg. Tetapi sudah banyak juga pedagang di Indonesia yang menjual dalam kemasan repack ukuran 1 kg dengan harga 20 ribuan.

4. Bogasari Tepung Terigu Kunci Biru

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik - Bogasari Tepung Terigu Kunci Biru
Merk Bogasari Tepung Terigu Kunci Biru

Tepung terigu protein rendah lainnya dari Bogasari adalah Bogasari Tepung Terigu Kunci Biru Premium. Dengan kandungan protein maksimal 11%, dapat menjadi bahan untuk membuat berbagai jenis kue kering, seperti choco cookies dan biskuit. Tepung terigu Kunci Biru akan menghadirkan tekstur yang renyah dan garing pada makanan kering buatan Anda.

Kalau disimpan dengan benar, tepung terigu protein rendah ini bahkan bisa awet hingga 18 bulan lamanya. Dikemas dalam plastik yang didominasi warna biru, Bogasari Tepung Terigu Kunci Biru sudah dipasarkan secara luas di berbagai toko dengan harga sekitar 13 ribuan rupiah per kilogram.

5. Bungasari Niji Tepung Terigu Premium

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik - Bungasari Niji Tepung Terigu Premium
Merk Bungasari Niji Tepung Terigu Premium

Bungasari Niji Tepung Terigu terbuat dari bahan gandum berkualitas terbaik dengan kadar protein hanya 9,75%. Seperti pada tepung terigu protein rendah sebelumnya, produk ini lebih cocok dijadikan sebagai bahan pembuat biskuit dan aneka kue kering dibandingkan untuk membuat kue basah.

Bungasari Niji Tepung Terigu sudah memperoleh sertifikasi BPOM, jadi tentunya aman dikonsumsi. Dikemas dalam plastik putih yang tampak mewah, tepung terigu protein rendah ini bisa dibeli di swalayan atau e-commerce dengan harga 20 ribuan rupiah per kilogram.

6. Sriboga Tepung Terigu Pita Merah

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik - Sriboga Tepung Terigu Pita Merah
Merk Sriboga Tepung Terigu Pita Merah

Kalau Anda mencari tepung terigu protein rendah untuk membuat kue modern maupun tradisional, Sriboga Pita Merah bisa menjadi pilihan yang tepat. Tepung terigu Pita Merah bertekstur sangat lembut dan lebih mudah menyerap kelembaban serta gula, sehingga menghasilkan olahan yang lembuat dan ringan.

Dengan kandungan protein sekitar 9.5%,  Sriboga Pita Merah bukan hanya bisa digunakan untuk membuat kue kering, seperti pie crusts, biscuits, dan cookies, tapi juga bisa digunakan untuk membuat kue panggang beragi, misalnya kue lapis, pastry’s, modern cakes, dan traditional cakes. Tepung terigu protein rendah ini dijual dengan harga terjangkau, hanya sekitar 11 ribuan rupiah per kg.

7. Sriboga Ninja Terigu Protein Rendah

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik - Sriboga Ninja Terigu Protein Rendah
Merk Sriboga Ninja Terigu Protein Rendah

Masih dari Sriboga, namun kali ini produk tepung Sriboga Ninja yang terinspirasi dari tepung Jepang dan diformulasikan khusus untuk menghasilkan mie Udon dan variasi mie putih lain.  Karena bisa menyerap banyak air dan gula, tepung terigu protein rendah ini juga bisa digunakan untuk membuat bakpau dan roti manis kukus dan akan menghasilkan tekstur roti yang halus.

Sriboga Ninja Tepung Terigu mempunyai kadar protein maksimal 10%, dan masih bisa kurang dari jumlah tersebut. Tepung terigu protein rendah ini bisa dibeli melalui e-commerce, baik Shopee maupun Tokopedia dan harganya 15 ribuan rupiah untuk 1 kg.

BACA  Review 10 Rekomendasi Merk Kopi Hitam Tanpa Gula Terbaik (Terbaru 2022)

8. Sriboga Yokozuna Tepung Terigu Super Premium

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik - Sriboga Yokozuna Tepung Terigu Super Premium
Merk Sriboga Yokozuna Tepung Terigu Super Premium

Sriboga Tepung Terigu Yokozuna merupakan tepung terigu protein rendah yang termasuk dalam kategori tepung kue. Karena ditujukan khusus untuk para profesional yang ingin membuat cake bertekstur lembut, jadi hanya gandum berkualitas tinggi yang digunakan untuk membuat Sriboga Yokozuna.

Selain gandum, Sriboga Tepung Terigu Yokozuna juga telah difortifikasi dengan vitamin B1, vitamin B2, zat besi (fe), seng, dan asam folat. Tepung terigu protein rendah ini dijual dengan harga ribuan rupiah per kilogram dan mempunyai kandungan protein maksimal 9%.

9. Interflour Kompas Tepung Terigu

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik - Interflour Kompas Tepung Terigu
Merk Interflour Kompas Tepung Terigu

Kompas Tepung Terigu memiliki kandungan protein maksimal 10,5%, sehingga bisa digunakan untuk membuat cukup banyak olahan. Selain untuk olahan kering, tepung terigu protein rendah ini juga bisa digunakan sebagai bahan dasar donat, beignet, atau roti jenis lain yang bervolume sedang dan diolah dengan cara digoreng.

Interflour Kompas Tepung Terigu sudah memperoleh sertifikasi BPOM, jadi tentunya aman dikonsumsi. Tepung terigu protein rendah ini bisa dibeli melalui Tokopedia atau toko-toko makanan dan biasanya dijual 10 ribuan rupiah.

10. Bungasari Jawara Tepung Terigu Ekonomis

Tepung Terigu Protein Rendah Terbaik - Bungasari Jawara Tepung Terigu Ekonomis
Merk Bungasari Jawara Tepung Terigu Ekonomis

Dengan kandungan protein yang hanya 11%, Bungasari Jawara Tepung Terigu akan memberikan tekstur yang renyah pada gorengan maupun makanan ringan tradisional lain. Selain renyah, gorengan yang dibungkus dengan tepung terigu protein rendah ini juga tidak akan terlalu berminyak.

Bungasari Jawara Tepung Terigu tentunya sudah tersertifikasi BPOM sebagai tepung terigu prorein rendah yang layak dikonsumsi. Anda bisa membeli produk ini di toko makanan, swalayan, maupun official store Bungasari dengan harga hanya 10 ribuan rupiah per kilogram.

Resep Camilan dengan Tepung Terigu Protein Rendah

Sebagaimana yang telah dibahas, tepung terigu protein rendah memang paling cocok dijadikan sebagai bahan untuk membuat makanan atau kue kering. Berikut ini resep beberapa camilan lezat yang terbuat dari tepung terigu protein rendah.

1. Kue rambutan cokelat

Bahan-bahan:

Cara membuat:

  1. Aduk margarine dan gula halus menggunakan mixer, lalu masukkan kuning telur dan kocok lagi.
  2. Tambahkan tepung terigu protein rendah, lalu aduk rata.
  3. Bulatkan adonan kemudian panggang dengan suhu 140 derajat celcius selama 15-20 menit.
  4. Angkat kue, lapisi dengan dark cokelat, kemudian gulingkan ke cokelat meses.

2. Bakpao

Bahan-bahan:

  • 250 gram tepung terigu protein rendah
  • 1 sdt ragi atau fermipan
  • 150 ml air
  • 2 sdm gula halus
  • 1 sdm penuh mentega putih
  • Sejumput garam

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung dengan ragi, gula halus, serta air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga tercampur.
  2. Tambahkan mentega dan garam, aduk menggunakoman mikser sekitar 15 menit atau hingga kalis.
  3. Bagi adonan menjadi 8 bagian lalu bulatkan.
  4. Biarkan selama 15 menit sebelum dikukus supaya mengembang lebih besar.
  5. Jika sudah mengembang, kukus selama 10 menit menggunakan api sedang cenderung kecil.

3. Butter cookies

Bahan-bahan:

  • 200 gram mentega
  • 100 gram gula halus
  • 1 butir telur
  • 1 kuning telur
  • ½ sdt vanili bubuk
  • 300 gram tepung terigu protein rendah
  • 50 gram susu bubuk

Cara membuat:

  1. Kocok mentega dan gula halus menggunakan mixer hingga lembut.
  2. Tambahkan telur, kuning telur, dan vanili, lali kocok kembali hingga rata.
  3. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk dengan Spatula.
  4. Giling adonan hingga adonan rata, lalau cetak dan masukkan ke loyang.
  5. Dinginkan kue yang sudah dicetak di dalam kulkas selama 30 menit.
  6. Panggang dalam oven dengan suhu 160⁰C selama 20-25 menit.

Kesimpulan

Tepung terigu protein rendah mengandung protein kurang dari 12% sehingga lebih cocok untuk membuat makanan yang bertekstur renyah. Pada artikel ini sudah dibahas mengenai cara memilih dan rekomendasi merk tepung terigu protein rendah hingga beberapa resep camilan dari tepung tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.